Banjir Terjang Kembali Kabupaten Garut

img-20170606-wa0021

img-20170606-wa0017GARUT – Banjir bandang yang diakibat luapan dua sungai, Ciojar dan Sungai Cikamiri menyebabkan kerusakan di beberapa titik, khususnya beberapa pemukiman di Kecamatan Tarogong Kidul dan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (5/6/17) malam.

Pascamusibah banjir di malam ke 11 Ramadan 1438 H ini pihak aparat setempat mulai merilis data korban terdampak banjir tersebut. Komandan Kodim 0611, Letkol Arm. Setyo Hani Susanto, dalam laporan tertulisnya yang disampaikan ke Komandan Korem 062/Tarumanagara, menyebutkan, sekira pukul 17.00 WIB telah terjadi hujan deras yanga mengguyur sebagian kawasan Garut sejak sore, akibat hujan tesebut terjadi banjir di beberapa titik antara lain sebagai berikut :

Desa Mekar Galih, Kelurahan Sukagalih dan Jayawaras, Kecamatan Tarogong kidul, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong kaler. Komplek Cijati Asri II dan Perum Pamoyanan, ketinggian air mencapai 1 meter. Kampung Seni Jayawaras, RW 02-03, Kelurahan Jayawaras, Ciateul Jalan Suherman ketinggian air mencapai 1 meter. Dua rumah di Perum Pesona Intan tererndam, serta benteng Kampus II STIE Yasa Anggana di Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul,  sepanjang 200 meter jebol.

Menurut Dandim, arus air Cikendi dari kawasan perumahan Malayu Kecamatan Samarang arah Cilutung mengalir deras menerjang beberapa kawasan di Desa Rancabango hingga Banyuresmi. Sementara itu, petugas gabungan dari BPBD, Koramil, Polsek, Muspika dan masyarakat terkonsentrasi mengevakuasi warga yang sulit keluar untuk menunggu air surut.

“Untuk laporan sementara, korban 1 orang terseret di kawasan Ciateul dekat kantor Samsat Garut kondisinya mengalami luka-luka dan sudah dibawa ke RS Baiturohman,” tandasnya, (Penrem 062/Tn)